Umar Bin Abdul Aziz
UMAR
BIN ABDUL AZIZ
“kalau saya melakukan perbuatan yang
melangaar kebenaran …..tinggalkanlah jangan di ikuti….dan tetaplah berpegan
teguh pada kebenaran itu saja!!!”
Jika
kita membuka lembaran sejarah masa lalu,sungguh kita akan mendapatinya sosok
yang luar biasa ,menghadirkan sosok pribadinya sungguh merupakan suatu hal yang
sulit di lakukan,ia dapat merubah kebiasaan Bani Umayyah yang rendah selama
kurang lebih 60 tahun menjadi masa pemerintahan yang
adil,makmur,bijaksana,indah,baik nan sentosa dan diiringi dengan keistimewaan
dirinya membuat Umar bin Abdul Aziz dan sejarah perjuangannya terpahat dalam
buku sejarah manusia,seakan-akan perjuangannya lebih mirip legenda dari pada
fakta atau fakta lebih ajaib dari pada legenda.
Kezuhudan Hidupnya
Diantara
kezuhudan yang dimiliki oleh Umar bin Abdul Aziz seperti yang kami kisahkan
ini,suatu hari ,kepadanya didatangkan pakaian yang paling mewah dan mahal yang
terbuat dari sutera irak dengan mutu yang sangat baik,siapapun yang melihatnya
pasti berdecak kagum apalagi kaum hawa.Dirabanya pakaian itu dengan
jari-jemarinya seraya berkata dengan penuh kecewa “alangkah kasarnya baju ini”
Namun ketika Allah berkehendak
menjadikan beliau sebagai khallifah dimuka bumi ini,tatkala kepadanya
dipersembahkan oleh seorang seperangkat pakaian yang kasar dan tidak layak
untuk dipakai bahkan oleh orang-orang miskin sekalipun,maka dengan air mata
yang membasahi pipinya beliau berkata “alangkah lembut dan enaknya pakaian
ini,berilah kepadaku yang lebih kasar dari pada ini”
Kesungguhan Dan Keluasan Ilmunya
Kesibukannya
memerintah tidak menjadi pengahalang baginya dalam menambah ilmu dan memahami
fiqih.Makin hari makin kayalah otaknya dengan ilmu pengetauan,dalam hal ini
boleh dikatakan ia merupakan tokoh dan seorang yang terkemuka.
Suatu
hari,Abu Nadhzar al-madany berkhotbah dihadapan para ulama madinah,sambil
menunjuk ke arah Umar bin Abdul Aziz ia berkata “Demi Allah beliaulah yang lebih
mengetahui diantara kita sekalian”.Bahkan ulama terhormatpun mengakui hl
semacam itu seperti Mujahid bin Jabir dan Imam Al Laits,bahkaan beliau
mengatakan “hamper setiap ilmu yang kami pelajari ,Umar bin Abdul Aziz
merupakan orang yang paling memahami pokok dan cabangya semua ulama seakan-akan
hanya muridnya belaka !!”
Ketaqwaanya Kepada Rabb
Umar
bin Abdul Aziz tahu persis bahwa dihari kiamat kelak ia akan dimintai
pertanggung jawaban atas kepemimpinannya,bahkan beliau sering menangisi
dosa-dosanya,karena ia takut terhadap siksaan yang ia terima di hari kiamat
kelak .Tentang ketaqwaanya patut menjadi tauladan bagi kita di zaman sekarang
,merupakan hal yang sangat menakjubkan jika kekdua bola matanya selalu
mengalirkam air mata dan kedua bibirnya tidak pernah putus mengucapkan firman
Allah yang paling ditakutinya
“sesungguhnya aku takut akan siksa
Rabbku yang maha dahsyat di hari kiamat nanti manakala aku melanggar
perintah-Nya” Q.S. Al An’am : 15
Kedermawan Dan keadilannya
Kita
akan terpesona ketika mendengar sejarah bahwa di masa khalifah yang shaleh dan
suci ini tidak ada seorangpun yang miskin bahkan domba bersahabat dengan
serigala,biji gandum sebesar buah kurma dan kulit delima bias memayungi
beberapa orang.Itulahbentuk kasih saying Allah kepada hamba-Nya yang taat
dengan dipimpin oleh pemimpin yang taat pula,bijaksana,budiman,dermawan serta
adil.
Setelah
perjalanan waktu yang panjang,akhirnya beliau menemui ajalnya,beliau meninggal
dirumah yang teramat sederhana di atas kasur yang tipis.Namun,kisah perjuangan
beliau akan dikenang oleh masa dan dicatat di dalam sejarah abadi dengan tinta
emas.

0 komentar: