Jumat, 22 Maret 2013

Umar Bin Abdul Aziz


UMAR BIN ABDUL AZIZ


“kalau saya melakukan perbuatan yang melangaar kebenaran …..tinggalkanlah jangan di ikuti….dan tetaplah berpegan teguh pada kebenaran itu saja!!!”

                Jika kita membuka lembaran sejarah masa lalu,sungguh kita akan mendapatinya sosok yang luar biasa ,menghadirkan sosok pribadinya sungguh merupakan suatu hal yang sulit di lakukan,ia dapat merubah kebiasaan Bani Umayyah yang rendah selama kurang lebih 60 tahun menjadi masa pemerintahan yang adil,makmur,bijaksana,indah,baik nan sentosa dan diiringi dengan keistimewaan dirinya membuat Umar bin Abdul Aziz dan sejarah perjuangannya terpahat dalam buku sejarah manusia,seakan-akan perjuangannya lebih mirip legenda dari pada fakta atau fakta lebih ajaib dari pada legenda.

Kezuhudan Hidupnya

                Diantara kezuhudan yang dimiliki oleh Umar bin Abdul Aziz seperti yang kami kisahkan ini,suatu hari ,kepadanya didatangkan pakaian yang paling mewah dan mahal yang terbuat dari sutera irak dengan mutu yang sangat baik,siapapun yang melihatnya pasti berdecak kagum apalagi kaum hawa.Dirabanya pakaian itu dengan jari-jemarinya seraya berkata dengan penuh kecewa “alangkah kasarnya baju ini”
                Namun ketika Allah berkehendak menjadikan beliau sebagai khallifah dimuka bumi ini,tatkala kepadanya dipersembahkan oleh seorang seperangkat pakaian yang kasar dan tidak layak untuk dipakai bahkan oleh orang-orang miskin sekalipun,maka dengan air mata yang membasahi pipinya beliau berkata “alangkah lembut dan enaknya pakaian ini,berilah kepadaku yang lebih kasar dari pada ini”

Kesungguhan Dan Keluasan Ilmunya
               
                Kesibukannya memerintah tidak menjadi pengahalang baginya dalam menambah ilmu dan memahami fiqih.Makin hari makin kayalah otaknya dengan ilmu pengetauan,dalam hal ini boleh dikatakan ia merupakan tokoh dan seorang yang terkemuka.
                Suatu hari,Abu Nadhzar al-madany berkhotbah dihadapan para ulama madinah,sambil menunjuk ke arah Umar bin Abdul Aziz ia berkata “Demi Allah beliaulah yang lebih mengetahui diantara kita sekalian”.Bahkan ulama terhormatpun mengakui hl semacam itu seperti Mujahid bin Jabir dan Imam Al Laits,bahkaan beliau mengatakan “hamper setiap ilmu yang kami pelajari ,Umar bin Abdul Aziz merupakan orang yang paling memahami pokok dan cabangya semua ulama seakan-akan hanya muridnya belaka !!”

Ketaqwaanya Kepada Rabb

                Umar bin Abdul Aziz tahu persis bahwa dihari kiamat kelak ia akan dimintai pertanggung jawaban atas kepemimpinannya,bahkan beliau sering menangisi dosa-dosanya,karena ia takut terhadap siksaan yang ia terima di hari kiamat kelak .Tentang ketaqwaanya patut menjadi tauladan bagi kita di zaman sekarang ,merupakan hal yang sangat menakjubkan jika kekdua bola matanya selalu mengalirkam air mata dan kedua bibirnya tidak pernah putus mengucapkan firman Allah yang paling ditakutinya
sesungguhnya aku takut akan siksa Rabbku yang maha dahsyat di hari kiamat nanti manakala aku melanggar perintah-Nya” Q.S. Al An’am : 15

Kedermawan Dan keadilannya

                Kita akan terpesona ketika mendengar sejarah bahwa di masa khalifah yang shaleh dan suci ini tidak ada seorangpun yang miskin bahkan domba bersahabat dengan serigala,biji gandum sebesar buah kurma dan kulit delima bias memayungi beberapa orang.Itulahbentuk kasih saying Allah kepada hamba-Nya yang taat dengan dipimpin oleh pemimpin yang taat pula,bijaksana,budiman,dermawan serta adil.
                Setelah perjalanan waktu yang panjang,akhirnya beliau menemui ajalnya,beliau meninggal dirumah yang teramat sederhana di atas kasur yang tipis.Namun,kisah perjuangan beliau akan dikenang oleh masa dan dicatat di dalam sejarah abadi dengan tinta emas.

0 komentar: